CHAT Via WhatsApp
diposkan pada : 30-12-2021 13:47:35

Para peneliti menemukan bahwa pria yang mengenakan semua jenis pakaian dalam memiliki jumlah cairan yang sama dalam ejakulasi mereka. Namun, mereka yang memakai celana boxer memiliki konsentrasi sperma 25% lebih tinggi. Oleh karena itu, jumlah sperma total 17% lebih tinggi.

Selanjutnya, tes darah juga menunjukkan tidak ada hubungan antara pilihan pakaian dalam dan kadar testosteron.

Meski begitu, kata Chavarro, perlu dicatat bahwa pria di kedua kelompok pakaian itu rata-rata memiliki sperma yang cukup. Jadi, meski jumlahnya lebih rendah, sperma yang dihasilkan pemakai celana pendek sama-sama sehat.

Menurut Michael Eisenberg, seorang profesor urologi di Stanford University School of Medicine, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk membangun hubungan yang cukup tentang bagaimana dokter menasihati pria tentang kesuburan.

"Saya biasanya menyarankan pria bahwa mereka dapat memilih jenis pakaian dalam yang paling nyaman bagi mereka, tetapi jika mereka merasa hangat, jenis lain mungkin lebih masuk akal," kata Eisenberg, yang tidak terlibat dalam penelitian tersebut.

Para peneliti juga melihat gaya hidup masyarakat. Seperti obesitas, merokok dan kebiasaan mandi air panas yang dapat menurunkan jumlah sperma.