CHAT Via WhatsApp
diposkan pada : 30-12-2021 13:55:50

Mungkin sebagian pria memilih menggunakan celana boxer daripada celana dalam (briefs) hanya untuk kenyamanan. Namun masih banyak yang memilih celana dalam (ketat) karena lebih banyak beredar di pasaran dan harganya lebih murah.

Namun, perhatikan bahwa mengenakan pakaian dalam yang cenderung terlalu ketat akan memiliki efek yang sama pada jumlah sperma Anda. Berikut penjelasannya!

 Pria yang memakai celana boxer memiliki jumlah sperma yang lebih banyak daripada pria yang memakai celana dalam

Sebuah penelitian terhadap 600 pria menunjukkan bahwa pria yang mengenakan celana boxer memiliki jumlah sperma yang lebih tinggi daripada celana dalam atau joki. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pakaian ketat mengganggu produksi sperma. Studi ini dipublikasikan pada 8 Agustus 2018 di jurnal Human Reproduction.

Namun, penelitian tersebut tidak memasukkan apakah pria yang mengenakan pakaian dalam ketat memiliki peluang "melahirkan" lebih rendah daripada mereka yang mengenakan celana boxer.

Namun, penelitian tersebut tidak melihat efek dari mengganti pakaian dalam atau apakah memakai celana ketat lebih kecil kemungkinannya untuk memiliki anak. Namun, ini masuk akal jika Anda mempertimbangkan bahwa jumlah sperma yang rendah tidak berarti kesuburan yang rendah, terutama karena jumlah sperma yang bervariasi.