CHAT Via WhatsApp
diposkan pada : 30-12-2021 13:58:39

3. Pada kenyataannya, penelitian kesuburan pria lebih mudah dengan mengetahui jumlah sperma daripada tingkat kehamilan

Menurut Dr Sarah Vij, seorang ahli urologi di Klinik Cleveland, jumlah sperma pria dapat sangat bervariasi dari minggu ke minggu. Menurutnya, ada banyak penelitian tentang kesuburan pria, tetapi mengontrol jumlah sperma lebih mudah daripada tingkat kehamilan.

4. Suhu testis yang tinggi berdampak negatif pada kualitas sperma

Pakaian yang lebih ketat, seperti celana dalam, berpotensi menyebabkan suhu testis lebih tinggi dengan mendekatkan testis ke tubuh. Sedangkan jika Anda menggunakan boxer yang bentuknya mirip dengan celana pendek, akan memberikan lebih banyak ruang untuk testis Anda.

5. Pria yang memakai boxer memiliki konsentrasi sperma 25% lebih tinggi dan berenang 33% lebih tinggi dalam sekali ejakulasi

Sebuah penelitian di Rumah Sakit Umum Massachusetts melibatkan 656 pria berusia tiga puluhan yang ingin menjalani perawatan infertilitas dengan pasangannya. Mereka diminta untuk memberikan sampel air mani dan darah serta memberi tahu jenis pakaian dalam yang biasa mereka kenakan.

Sebanyak 53 persen mengaku mengenakan celana boxer. Meski begitu, rata-rata mereka memiliki konsentrasi sperma yang normal, sekitar 15 juta sperma per mililiter air mani.

Namun, pria yang memakai celana boxer memiliki sperma 25% lebih banyak. Selain itu, sperma yang berenang saat ejakulasi 33 persen lebih banyak. Temuan itu juga memperhitungkan kesehatan sperma, seperti tingkat obesitas, aktivitas fisik, kebiasaan mandi air panas, dan merokok.